Skip to main content

Kehidupan Keiko Gadis Minimarket

(https://ebooks.gramedia.com/id/buku/gadis-minimarket-convenience-store-woman)
    

    Sebenarnya kehidupan normal itu kehidupan yang seperti apa? Nampaknya setiap orang mempunyai perspektif masing-masing tentang kehidupan yang mereka jalani seperti kehidupan Keiko tokoh dari novel karya Sayaka Murata ini. Sekilas jika kalian membaca novel ini tidak ada yang salah dengan kehidupan yang dijalani oleh Keiko, tetapi bagi sebagian orang termasuk keluarga dan teman dekat nya menganggap bahwa kehidupan yang Keiko jalankan adalah kehidupan yang tidak normal, berbeda dari kehidupan yang biasa dijalankan oleh banyak orang lain. Tetapi sebenarnya Keiko sendiri binggung tentang "kehidupan normal" yang mereka maksudkan itu seperti apa. Bukankah kehidupan yang sedang ia jalani adalah kehidupan normal.

    Keiko adalah seorang wanita berusia 30 tahun yang masih bekerja di minimarket, bukan sebagai seorang pegawai tetap ataupun manager tetapi ia hanya bekerja sambila di minimarket tersebut. Bahkan dirinya terbilang bekerja paling lama diantara pegawai yang lainnya yaitu sejak pertamakali minimarket tersebut buka. Bagi kebanyakan orang, kehidupan Keiko ini dianggap tidak normal. Bagaimana tidak, wanita seusia dirinya pada perspektif masyarakat pada umumnya seharusnya sudah menikah, memiliki anak atau setidaknya dia memiliki pekerjaan yang sudah tetap. Meski dianggap memiliki kehidupan yang tidak normal, tetapi Keiko menggangap kehidupan yang dia jalani adalah kehidupan yang nyaman bagi dirinya. Sejak masih kecil Keiko memang memiliki pandangan yang berbeda dari anak pada umumnya, kalian bisa mengetahuinya ketika membaca novel ini tentang pandangan berbeda yang dimiliki oleh Keiko. Keiko selalu berusaha untuk menjadi manusia normal seperti yang diinginkan oleh orang-orang sekitranya, tetapi tetap saja ia tidak memahami makna kehidupan normal itu seperti apa. 

    Membaca novel ini memberikan pandangan baru tentang bagaimana kita menyikapi setiap pilihan kehidupan yang dipilih oleh seseorang. Setiap orang memiliki pilihannya masing-masing atas kehidupan yang mereka jalanin. Kita tidak perlu menghakimi setiap pilihan yang mereka pilih, kita hanya perlu menghormati setiap pilihan hidup yang mereka pilih. 

    Tanpa kita sadari kita dituntut menjalankan kehidupan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh masyarakat. Kita selalu mencoba untuk menjalankan kehidupan tersebut, tetapi tetap saja kita dianggap tidak sesuai dengan "standar" yang telah mereka tetapkan. Keiko merupakan gambaran mengenai kehidupan yang perempuan jalani. Seiring berjalannya usia, banyak sekali pertanyaan yang akan menghampiri dan tanpa sadar mereka menuntut kita untuk melakukan hal yang sudah sepantas kita lakukan di usia yang sedang kita jalanin. Saya berharap setiap perempuan dapat menjalankan kehidupannya sesuai dengan pilihan hati mereka.

Comments

Popular posts from this blog

Kim Ji Yeong Milik Kita Semua

  (sumber : https://www.gramedia.com/blog/kim-ji-young-born-1982-versi-bahasa-indonesia/#gref)      "Ada Kim Ji-Yeong dalam setiap hidup perempuan" begitulah pendapat aku setelah membaca novel Kim Ji-Yeong Lahir Tahun 1982 karya Cho Nam Joo. Sebelum membacanya novelnya, aku telah menonton filmnya terlebih dahulu. Jadi sedikit banyaknya aku tau mengenai alur yang akan aku baca pada novel ini. Novel pertama terjemahan Korea yang aku baca, terjemahan pada novel ini menurut aku mudah untuk di pahami dan juga aku menikmati tulisannya, sehingga aku dapat mengerti alur cerita nya.       Buku karya Cho Nam-Joo ini bercerita tentang seorang perempuan Korea bernama Kim Ji Young yang sudah kuliah di universitas dan mendapat pekerjaan yang mapan. Perempuan berusia 33 tahun itu lalu bertemu dengan seorang pria yang baik dan memutuskan untuk berhenti bekerja untuk merawat keluarganya. Sekilas tidak ada yang salah dalam diri Kim Ji Yeong, dia nampak seperti...

Cerita Akhir Kehidupan Setiap Manusia

(https://www.goodreads.com/book/show/55815629-siapa-yang-datang-ke-pemakamanku-saat-aku-mati-nanti)  Kalimat yang terucap dari mulutku kala pertama kali menyelesaikan buku ini adalah, kira-kira siapa ya yang akan datang ke pemakamanku nanti? Apakah aku sudah hidup cukup baik sehingga ada orang yang mau datang? Pertanyaan itulah yang membuat ku sadar tenntang hari yang suatu saat nanti akan terjadi. Membaca buku ini membuat aku belajar banyak hal, terutama tentang memaknai sebuah kehidupan. Kehidupan yang saat ini kita jalani tidak akan selalu berjalan mulus seperti keinginan kita. Adakalanya kehidupan ini membuat kita merasa bersedih ataupun yang lainnya. Tanpa kita sadari hari-hari yang kita jalani seringkali membuat kita merasa lelah dan membuat kita berpikir mengapa hal tersebut datang kepada kita dan memberikan kecemasan pada hidup yang sedang kita jalani. Masa-masa sulit dan kekurangan dan kekurangan dalam berbagai bentuk akan menghampiri semua orang selama hidup di dunia ini....